Telepon itu kutemukan selagi membereskan gudang siang tadi. Warnanya merah tua, kusam oleh waktu, dan karat di gagangnya.
Kring!
Hingga tiba-tiba, suara dering terdengar nyaring, dari telepon yang seharusnya mati. Suara laki-laki terdengar.
-Ankaa, 31 Desember 2022
Namaku Bumi Biru Laut, dan aku muak menenteng warisan identitas pengkhianat besar-besaran ini. Namun, aku bertemu dengannya. Bunga, perempuan yang mengingatkanku bahwa perlawanan tak boleh mati dari orang-orang sepertiku. Sebab, perlawanan adalah satu-satunya cara mempertahankan yang tersisa dariku: harga diri, tekad, dan nurani.
Suatu malam, kutunggu Bunga mengangkat teleponku. Namun, suara laki-laki terdengar.
-Biru, 26 Juli 1989
Ankaa dan Biru. Keduanya terhubung oleh telepon merah karatan yang telah lama mati. Namun, mengapa keduanya harus terhubung, melintasi ruang masa kini ke masa lalu? Adakah dalang yang menghubungkan mereka? Dan, peristiwa besar apa di antara keduanya yang ingin diungkap oleh Sang Takdir?
“Suatu hari, kulalui ruang waktu dan kutemukan dirimu…”
Tahun Terbit : Cetakan Pertama, 2026
Pernahkah Anda terpikir betapa menariknya dunia yang terbuka lebar lewat lembaran buku? Membaca bukan hanya kegiatan rutin, tetapi juga petualangan tak terbatas ke dalam imajinasi dan pengetahuan.
Membaca mengasah pikiran, membuka wawasan, dan memperkaya kosakata. Ini adalah pintu menuju dunia di luar kita yang tak terbatas.
Tetapkan waktu khusus untuk membaca setiap hari. Dari membaca sebelum tidur hingga menyempatkan waktu di pagi hari, kebiasaan membaca dapat dibentuk dengan konsistensi.
Pilih buku sesuai minat dan level literasi. Mulailah dengan buku yang sesuai dengan keinginan dan kemampuan membaca.
Temukan tempat yang tenang dan nyaman untuk membaca. Lampu yang cukup, kursi yang nyaman, dan sedikit musik pelataran bisa menciptakan pengalaman membaca yang lebih baik.
Buat catatan atau jurnal tentang buku yang telah Anda baca. Tuliskan pemikiran, kesan, dan pelajaran yang Anda dapatkan.